← kembali ke buku 16 Nov 2022

Sempurna yang Fana

Sajak catatan lapangan Mas Bimo

sempurna yang fana;
ditopang segelintir yang hina;
ditiup untuk jatuh oleh rubah yang marah;
marah merasa rumahnya berubah.

rumahnya menyala dalam api;
tidak terasa apa—api?
sudah lama hidup abadi;
kata ifrit, “kaum kami, akan nyaman disini.”

mafhum karena maklum;
diraihnya obor dan bertanya;
“kubakar semua ya?” “belum”;
“tak lama lagi yang sempurna sisa purna.”

mereka semua tak kan pernah mengerti;
bukan bara yang membesarkan api;
api yang melahirkan bara;
api yang abadi merah merona bercahaya;

diucapkan keabadian dalam keburukan;
yang akan terus diingat sampai kapanpun;
baik sebagai pelaku / kelalaian / membiarkan;
sampai nanti berubah semua pandangan;

sudah cukup lama menunggu;
dinyalakan obor membuat api;
terbakar semuanya jadi abu;
dimulai dari diri sendiri.

Catatan Lapangan · Mas Bimo